Thursday, 11 April 2013

last love for the last EPISODE 20




EPISODE 20
Aku pun diantar yesung pulang. Sampainya di rumahku, aku mengajak yesung masuk terlebih dahulu.
                “kapan kau akan pergi?” tanya yesung
                “hmm…. A…ku pergi besok” ujarku dengan gugup dan berlinang air mata
                “apa!!!! Kenapa kau bilang baru sekarang?”
                “kemaren manajement bilang 1 minggu lagi, dan baru tadi di percepat menjadi besok” ujarku sambil menagis
                “sudahlah jangan menagis, itu demi kebaikanmu” ujar yesung berlinang air mata
                “apa kau marah padaku?”
                “aaahhhh, tdk”
Yesung langsung memelukku, tak lama kemudian junhyung datang disela pembicaraan aku dan yesung
                “kenapa menangis?” tanya junhyung
                “mian oppa aku baru beri tahu kamu, bsk aku akan ke London untuk lebih mempelajari music sebelum aku debut”
                “ouuhh begitu, berapa lama?”
                “1 tahun” ujar yesung
Tak lama berselang yesung pun pulang dan berkata padaku bahwa bsk sebelum aku pergi ia akan mengajakku kencan terakhir. Malam harinya aku membereskan barang-barangku untuk berangkat besok, junhyung masuk ke kamarku dengan tiba-tiba
                “kenapa kau tak bilang sebelumnya?”
                “hmmm aku juga diberi tahu mendadak”
                “ini untukmu” ujar junhyung sambil memberikan kotak kecil padaku
                “apa ini?” tanyaku
                “bukalah”
                “ini sangat bagus” ujarku memakai cincin yang diberikan junhyung
Keesokan harinya, pagi-pagi yesung me-sms ku dan ia menungguku di depan rumahku.
                “kemana kita?” tanyaku
                “kemana kau mau”
                “aku sangat ingin ke…….. kedai kopimu lalu kita ke jembatan”
                “sip”
Kami pun menuju kedai kopi yesung, lalu menuju jembatan yang biasa tempat tongkrongan suju dan yang lainnya. Sampainya di jembatan disana tidak biasanya sepi, lalu yesung berlutut dihadapanku
                “aah kau ini apa-apaan?” tanyaku terkejut
                “mau kah kau menjadi tunanganku?” tanya yesung dan mengeluarkan cicin
                “oooohhhhh, ….”
                “terima saja” ujar eunhyunk menyelonong
                “iya” ujar anggota suju yang lain bersama pasangannya masing-masing
                “ya aku mau” ujarku
                “kenapa kalian tau aku dan yesung disini?” tanyaku
                “yesung yang beri tahu kami, semoga berhasil di London” ujar eunhyuk
                “kalian pergilah, ada yang akan ku katakana pada hye ah” ujar yesung
                “hoaaa hyung mulai dewasa nih” ujar siwon
Mereka pun pergi dan hanya aku dan yesung yang tinggal, duduk di kursi sambil melihat sungai dan pemandangan yang sangat indah.
                “apa kau tak kan melupakanku?” tanya yesung
                “saat disana aku akan selalu mengigatmu, setelah 1 tahun tepat tanggal ini aku akan menunggumu disini kembali” ujarku
                “aku akan mengingat selalu hari ini, dan akan menunggumu disini 1 tahun lagi” ujar yesung

                Aku berangkat menuju London tepat pukul 5 sore diantar oleh yesung dan yang lainnya juga ada ara, indah, devita(baru saja ke korea) dan nadya, aku sebenarnya sangat sedih meninggalkan seoul tapi ini demi debutku. Saat aku di karantina di London yesung melaksanakan wajib militernya kurang lebih juga 1 tahun-nan lah.
                1 tahun kemudian…
                Menghirup udara segar di seoul yang segar sudah 1 tahun tak merasakan itu, di bandara aku di jemput oleh junhyung oppa
                “hye ah … !!!” teriak oppa
                “katamu, kau tak akan menjeputku”
                “aku berubah pikiran”
Junhyung mengantarku ke rumah, ternyata sampainya di rumah aku sangat lelah sekali sampai-sampai aku tidak ingat janjiku pada yesung akan ke jembatan hari ini. Baru pukul 10 malam aku ingat dengan janjiku akan ke jembatan suhu malam ini sangat dingin karena turun salju, aku bergegas pergi menuju jembatan.
Disana aku melihat pria yang sedang berdiri di depan mobil, aku pun mendekati pria tersebut dan berkata
                “aku sudah lama tidak melihatmu, disini tidak berubah, aku sangat merindukan tempat ini” ujarku
                “kau membuatku terkejut, aku sangat merindukanmu” ujar yesung dan memelukku
                “aku juga” ujarku
                “saranghee”
                “nado saranghee”
                “apa kau sudah membeli albumku?” tanyaku pada yesung
                “tentu saja sudah, suara dan lagumu sangat bagus” ujar yesung
                “aaahh kau ini memujiku terlalu” ujarku
Beberapa hari kemudian setelah hubunganku dan yesung terungkap akhirnya yesung member tahukan yang sebenarnya kepada pers bahwa aku dan yesung telah bertunangan. Juga aku telah mengeluarkan album. Aku dan yesung juga merencanakan menikah tetapi kami belum siap untuk itu. Jadi sekarang setiap aku pergi show yesung selalu menemaniku.
THE END
PEMAIN
AKU (PARK HYE AH)
YESUNG (KIM JONG WOON)
KIM JONG JIN
JUNHYUNG
NADYA
ARA
INDAH
DEVITA
EUNHYUK
KYUHYUN
SIWON
RAEWOOK
DAN ANGGOTA SUPER JUNIOR LAIN
PASANGAN
PARK HYE AH(AKU)  - KIM JONG WOON (YESUNG)
NADYA                             - RAEWOOK
DEVITA                      - EUNHYUK
ARA                          - KYUHYUN
INDAH                     - SIWON

Monday, 8 April 2013

london dan wajib militer episode 19


          
     
 Episode  19
“wea?”
          “aku di utus SM belajar music ke London supaya sepulang dari sana aku bisa debut jadi penyanyi” ujarku
          “berapa lama?” tanya yesung
          “1 tahun” sambil berlinang air mata
          “kenapa kau tidak pernah bilang padaku?” tanya yesung
          “sebenarnya aku berat untuk mengatakannya”
Aku menangis dan langsung memeluk yesung
          “aku pasti sangat merindukanmu” ujarku
          “aku juga akan merindukanmu”
          “lalu bagaimana dengan hubungan kita?” tanyaku
          “setelah wamil aku akan umumkan”
          “saranghee”
          “nado saranghee”
          “ayo sudah malam kita pulang” ujar yesung
          “nee”
Sampainya di rumah terlihat mobil junhyung terparkir di depan rumahku, dan ia tidak membawa kunci rumah.
          “aku masuk dulu” ujarku pada yesung
          “ayo sana, junhyung sepertinya akan marah besar” ujar yesung bercanda
Aku pun masuk oppa junhyung tertidur didepan pintu dengan keadaan tidur yang cukup aneh.
          “yaa oppa, oppa, oppaaa!!!!” teriakku
          “hmmmm, kau ini kenapa lambat sekali”
          “ayo masuk, tidur didalam”
          Keesokan harinya,aku diantar junhyung oppa ke sekolah karena yesung sepertinya aku tunggu tidak muncul-muncul.
          “gomawo, oppa”
          “hati-hati disekolah. Bye-bye”
          “daahhh”
Aku melihat sungmin yang berjalan kekelas dan mengejarnya
          “sungmin oppa!!” teriakku
          “hye ah aaa”
          “kenapa tidak bersama yesung?” tanya sungmin
          “dia tak menjemputku”
          “apa benar kau melanjutkan studi di London?”
          “nee”
Bell pun berbunyi, sungmin yang berbeda kelas denganku pamit menuju kelasnya. Di kelas taidak biasanya siwon dan yesung datang terlambat. “kemana mereka?” tanyaku dalam hati, tidak lama kemudian masuk nadya dan langsung duduk dibangkunya.
          “apa kau tak jadi pindah?” tanyaku pada nadya
          “hmmm annie, aku putuskan untuk disini hanya orang tuaku disana” ujar nadya
          “mian aku datang terlambat” ujar yesung dan siwon
          “miane aku tidak menjemputmu tadi” ujar yesung
          “ahh tidak apa kok”
          “apa benar kau akan ke London” tanya nadya padaku
          “nee, apa kau marah?” ujarku dan bertanya
          “karena itu demi karirmu aku mendukung, fighting!!”
          “gomawo”
Pelajaran dimulai, yesung disuruh untuk menyontohkan sebuah lagu dengan nada tinggi. Selesai yesung bernyanyi semuanya bertepuk tangan
          “hoaaa suaramu sangat bagus” ujarku pada yesung
          “sekarang giliranmu” ujar yesung
          “apaaa…?” ujarku terkejut
          “ayo berdiri” ujar yesung dan menarikku maju
Aku pun menyanyikan lagu “if you love me” dari jaypark
          “kau sangat bagus” ujar yesung
          “aisssh itu sangat jelek” ujarku
Tak lama kemudian bell berbunyi, aku di panggil untuk pergi ke kantor kepala manajement SM
          “oppa, aku harus ke kantor SM, apa kau akan menungguku?” tanyaku pada yesung
          “aku akan tunggu dimobil” jawab yesung
          “ok-ok”
Setelah kurang lebih setengah jam di dalam aku keluar
          “apa yang kalian bicarakan?” tanya yesung
          “ia hanya tanya apa aku memilih grilband atau solo”
          “apa yang kau jawab?”
          “aku pilih solo” ujarku
          “kenapa kau pilih solo?” tanya yesung
          “hmmmm aku kurang tertarik dengan grilband”
Aku pun diantar yesung pulang. Sampainya di rumahku, aku mengajak yesung masuk terlebih dahulu.
          “kapan kau akan pergi?” tanya yesung
Bersambung…
Coming soon episode 20 (eps terakhir)

moment of love episode 18



Episode 18
Sampai di rumahku, aku tidak melihat mobil junhyung
            “junhyung kemana?” tanya yesung
            “aku tidak tau, tadi dia pulang konser dia tak menelefonku”
            “sudah sana masuk, hati-hati” ujar yesung
            “iya”
Sampai di rumah aku langsung tidur tampa memikirkan apa-apa.
Hari ini hari minggu, jadi aku sengaja bangun pagi karena tidak sekolah. Saat aku bangun pukul 9 pagi aku tidak melihat junhyung oppa pulang ke rumah jadi aku telefon
            “aaa oppa kau kenapa tidak pulang?” tanyaku
            “aku tidur di dorm”
            “ouuh, bye”
Aku mendengar suara mobil di depan rumahku lalu aku pun keluar ternyata yesung
            “ada apa kau pagi-pagi kerumah ku?” tanyaku
            “kalau tidak boleh aku pergi nih”
            “ohhh boleh, masuklah”
            “ini makanlah” ujar yesung dan memberikan bungkus makanan
            “hmmm, kau tidak ikut latihan untuk konser?” tanyaku
            “nanti siang”
Saat aku dan yesung selesai makan, datang indah, ara dan devita.
            “kenapa kalian bisa tau rumahku?”
            “sungmin yang beri tahu”
            “masuklah”
Saat mereka masuk,mereka terkejut karena ada yesung di rumahku pagi-pagi
            “hahh yesung oppa!!”
            “hai” sapa yesung ramah
            “silakan duduk” ujarku
            “pipin ssii kenapa yesung pagi-pagi di rumahmu?” tanya indah berbisik
            “dia tadi membawakan aku sarapan, jangan berpikir yang tidak-tidak”
            “hye ah aa kenapa tv mu ini?” tanya yesung kesal
Aku pun langsung pergi ke ruang tv
            “aiiisssshh kau ini, tinggal pencet ini” ujarku
            “oouuuhhh, aku tak mengerti tv mu ini”
Aku pun kembali menuju ruang tamu
            “apa tujuan kalian kemari?” tanyaku pada ara, indah dan devita
            “sebenarnya kami kesini mau pamit pulang” ujar devita
            “kenapa cepat sekali”
            “hanya devita yang pulang karena ada ujian” ujar ara
            “jadi kamu gag balik kesini?”
            “semoga aja masih boleh, aku juga lanjutin study di korea kok” ujar devita
            “maaf aku tidak bisa mengantarmu ke bandara aku ada urusan ke sekolah”
            “tidak apa-apa”
Devita ke bandara diantar oleh ara dan indah, sedangkan aku ada urusan kesekolah
            “hey oppa, antar aku kesekolah” ujarku pada yesung
            “haaaaaa ada apa kesekolah?” tanya yesung
            “aku akan mengerjakan tugas dengan sunny”
            “kau bilang aku ini supirmu apa?”
            “kalau tidak mau yahh tak apa, aku bisa cari taxi sendiri” ujarku marah
            “aaaiisssshhh kau ini, ok aku antar”
Sampainya di sekolah aku melihat sunny dengan seorang wanita.
            “gomawo oppa” ujarku pada yesung
            “hmm nanti aku tak bisa menjemputmu, jadi kau pulang sendiri, ok?”
            “oky doky, bye-bye”
            “dahhhh”
            “sunny sssiii” teriakku
            “kau sudah datang” ujar sunny
Ternyata wanita itu adalah nadya, kenapa nadya bisa dengan sunny? Tanyaku dalam hati dan terkejut
            “hhhhaaaa nadya” ujarku terkejut
            “kenapa kalian bisa berdua?” tanyaku
            “kami sudah bersepakat kalau kami berbaikan, lagi pula aku juga sudah punya pacar kok” ujar sunny
            “baguslah kalau begitu” ujarku
            “kita ke mall yuk” ajak nadya
            “boleh” ujarku
            “ayo kita jalan” ujar sunny
Sampainya di mall aku, sunny dan nadya melihat donghae dengan dita sedang berbelanja pakaian. Kami pun tidak menghiraukan mereka
            “kau mau beli apa?” tanyaku pada nadya
            “ooo…. Sepertinya aku mau beli gaun” ujar nadya
            “buat apa?” tanya sunny
            “kau mau dinner dengan reawook?” tanyaku
Nadya menjawab dengan gelengan kepala yang malu-malu
            “sini aku tau toko yang bagus” ujar sunny
            “aku juga akan membantu pilihkan” ujarku
Sampai di toko itu setelah memilih beberapa gaun akhirnya kami mendapatkan gaun yang cocok. Aku nadya dan sunny sebelum pulang singgah untuk minum coffei di mouse rabbit( tokonya yesung)
            “kita minum coffei dulu yaa?” ajak sunny
            “boleh”
            “annyeong” sapa jong jin pada kami
            “ooo…hye ah!” ujar jong jin terkejut
            “hay”
            “yesung ada di casir” ujar jong jin
            “aku ada ide untuk mengerjainya, aku yang pesan ya” ujarku
            “sip-sip”
Saat sampai antrianku, aku menutup kepalaku dengan hoody jaketku supaya tidak ketahuan
            “ooouuu aku mau pesan 3 coffie special” ujarku
            “ok, tunggu sebentar”
            “oppa aku sangat fens denganmu, saranghee. Apa kau mau kencan denganku?” tanyaku berpura-pura
            “gamsannida, mian aku tidak bisa” ujar yesung
Yesung langsung membalikkan badannya. Aku pun membuka hoodi ku dan berkata
            “weaaaa, apa begitu caramu menolak cewek?” tanyaku sambil berteriak
            “hoooaaaa kau mengerjaiku!!!” ujar yesung terkejut dan marah
            “hahahaha mianne”
            “aku akan mengantar coffie mu nanti” ujar yesung
Yesung pun mengantarkan coffie yang ku pesan tadi.
            “ini pesananmu” ujar yesung sambil cemberut
            “apa kau marah?” tanyaku
            “nee sangat marah”
            “sudahlah mianne, mianne, mianne” ujarku
            “tapi akukan terbukti tidak suka kecan dengan sembarangan cewek” ujar yesung
            “jadi aku cewek sembarangan apa?” tanyaku
            “ohhh annie, kau sangat berharga bagi ku” ujar yesung
            “cccccciiiiieeee” sorak sunny, nadya, dan jong jin
            “kau pulang denganku” ujar yesung dan menarik tanganku 
            “sunny, nadya mianne”
Sampainya di mobil
            “aissshh, kau ini menarikku terlalu kuat menarik tanganku”
            “itu balasan kau mengerjaiku”
            “kau mau bawa aku kemana?” tanyaku
            “jangan banyak tanya”
Ternyata yesung mengajak ku ketempat yang sudah pernah kami kunjungi yaitu dibawah jembatan yang pemandangannya sangat bagus
            “ada yang akan ku katakana padamu” ujar yesung
            “weaa?”
            “aku akan ikut wajib militer selama kurang lebih satu tahun” ujar yesung dan tidak mau menatap mataku
            “aku cukup sedih, aku juga ada sesuatu yang akan ku katakan”
            “weaa?”
Bersambung …