Hari ini aku di telefon oleh yesung
untuk pergi kerumahnya aku pun mengajak nadya teman sekolahku dulu, sampainya
di rumah yesung saat kami mengetuk pintu yesung pun langsung datang dan berkata
“kau baru datang”, “tentu saja” jawabku “siapa temanmu itu” tanya yesung “oh
ini namanya nadya temanku saat di sekolah lamaku” jawabku. Ternyata yesung
mengajak reawok oppa yesung mengajakku masuk ke mobilnya dan reawok mengajak
nadya masuk kemobilnya juga, “kenapa nadya bersama reawok?” tanyaku lalu yesung
menjawab sambil tertawa “aku sengaja mengajak reawok supaya kita berdua dan
mereka berdua juga” , “kamu sudah merencanakan ini?” tanyaku “nee” jawab yesung
“lalu kita sekarang ke mana?” tanyaku “kau jangan banyak tanya, lihat saja”
jawab yesung. Sampainya di tempat yang kami tuju nadya dan reawok oppa yang
tadi bersama kami melanjutkan perjalanannya dan tidak berhenti bersama “apa
yang akan kau lakukan?” tanyaku, “lihat saja” jawab yesung, yesung pun
menepukkan tangannya dan yang terjadi muncul kembang api yang bertuliskan I
LOVE YOU “wowww” “bagaimana menurutmu?” tanya yesung “ini sangat menabjubkan”
jawabku. Lalu yesung mengajakku kembali ke rumahnya di sana reawok dan nadya
sudah menunggu “apa yang terjadi denganmu?” tanyaku pada nadya, lalu nadya
menjawab “reawok mengajak ku pergi makan” dan aku berkata pada yesung “aku mau
pulang” lalu yesung menjawab “aku akan mengantar mu”, “terserahmu pokoknya aku
mau pulang” jawabku. Sampainya di rumahku nadya berkata pada ku “reawok itu
orangnya baik dan tampan ya” lalu aku pun berkata “apa kau suka pada reawok?”
lau nadya pun senyum-senyum dan menjawab “iya”.
Keesokan
harinya di sekolah aku terfikir karena nadya yang suka dengan reawok, saat aku
berfikir datang yuri, yoona, sunny, tiffany “kau kenapa?” tanya sunny “ah taka
pa-apa” jawabku “kau sedang memikirkan apa?” tanya yuri “pasti ada yang kau
pikirkan” kata tiffany “iya” jawab yoona, karena sunny adalah temanku dan suka
sekali dengan reawok aku tak mau mengatakan kalau nadya suka juga sengan reawok
“aku tidak sedang memikirkan apa-apa kok” jawabku. Saat kami berbicara bell pun
berbunyi “kami masuk kekelas dulu ya” kata yoona “nee” jawabku. Saat aku
berjalan menuju kelas siwon mengejarku “annyeong” kata siwon “annyeong” jawabku
“kau kenapa sudah beberapa hari tidak masuk sekolah?” tanyaku pada siwon “aku
kemarin ini pergi syuting” jawab siwon, sampainya di kelas yesung memanggilku
untuk duduk di sebelahnya saat aku akan duduk yesung bertanya “kenapa kau bisa
bersama siwon?” lalu aku menjawab “tadi aku bertemu di dekat loker”. Bell
keluarpun berbunyi yesung langsung memegang tangan ku dan mengajak keluar,
sampainya di luar aku dan yesung bertemu dengan siwin dan leeteuk “kalian mau
kemana?” tanya leeteuk, lalu yesung menjawab “kau tak usah tau” lalu leeteuk
berbisik ke siwon dan langsung pergi. Aku pun bertanya kepada yesung “kita kau
kemana?” lalu yesung pun menjawab “kau ikut saja denganku” yesung pun
menyuruhku masuk kemobilnya, sampainya di tempat itu saat aku keluar dari mobil
yesung memberiku bunga dan sambil berkata “aku mengajakmu kesini untuk ku
perkenalkan kepada orangtua ku” aku pun terkejut dengan kata-kata yesung itu
apakah orang tua yesung akan menerima ku. “orangtua kamu pekerjaan apa dan di
mana?” tanya ibunya yesung, lalu aku pun menjawab “orangtua ku sebagai
pengusaha penjual bunga” lalu ibu yesung pun berkata “wahh pasti orangtua mu
sangat kaya” lalu aku pun menjawab perkataan ibu yesung “tidak juga” yesung pun
berbisik kepadaku “kau tak pernah member tahu itu kepadaku” lalu aku menjawab
“kau tidak tanya kenapa aku harus kasih tau kau”. Saat aku pulang bersama
yesung, yesung pun bertanya “benar orang tua mu bekerja di Indonesia?” lalu aku
pun menjawab “tentu saja, aku kan orang Indonesia”, “minggu kita ke tempat
orangtua mu, bagaimana?” tanya yesung lalu aku pun terkejut dan berkata “nanti
kalau infotaiment Indonesia tau bagaimana?” lalu yesungpun berfikir “kita
sebunyi-sembunyi saja”, “dan kalau kita di bandara ketahuan bagaimana, seorang
personil suju ke Indonesia, OMG?” tanyaku pada yesung “aku tinggal pakai
kacamata dan pakai pakaian yang tidak di ketahui orang di sana, bagaimana?”
tanya yesung balik kepadaku “terserahmu lah” jawabku. Saat aku sampai ke rumah
aku langsung menelfon ibuku “ibu besok aku mau ke Indonesia sama yesung” dan
ibuku pun terkejut “apa… yesung super junior, kamu pacaran sama dia?” tanya
ibuku “nee, ibu. Boleh?” jawabku sambil bertanya balik pada ibuku, lalu ibuku
menjawab “tentu saja” dan langsung menutup telfonnya.
Esok
harinya hari minggu aku dan yesung pergi kebandara untuk pergi ke Indonesia,
saat di atas pesawat yesung minta padaku untuk aku dan ia berfoto bersamanya
“kita foto yuk?” tanya yesung padaku “boleh tapi jangan di aplod di tweeter,ok”
tanyaku “ok” jawab yesung. Sampainya di bandara soekarno hatta jantungku
berdebar kencang karna kalau sampai ketahuan bagaimana. Untung saja aku dan
yesung tak ketahuan saat aku menuju taxi yesung bertanya padaku “itu kendaraan
apa, kotor sekali?” lalu aku pun menjawab “itu taxi, katanya kau pernah ke
Indonesia kok bisa gag tau” lalu yesung menjawab “aku kesini mana mungkin naik
yang seperti itu”, aku pun menarik tangan yesung dan langsung menyuruhnya masuk
kedalam taxi “kita naik ini?” tanya yesung “tentu saja mau naik apa lagi?”
jawabku pada yessung dan balik tanya, “yakan kita bisa naik yang lain” kata
yesung “ahh cepat saja masuk” kataku pada yesung.
Di
Jakarta yesung aku ajak ke monas dan yesung bertanya padaku “nih bangunan
namanya apa, tinggi sekali?” lalu aku pun tertawa dan menjawab “itu namanya
monas, emangnya kamu belum pernah ke sini” lalu yesung menjawab “ooo.. aku
pernahnya cuman ke bali sama ke gelora bung karno”. Setelah dari monas kami pun
menuju hotel, sampainya di hotel saat aku cek in yesung bertanya padaku “kau
memesan berapa kamar?” lalu aku pun menjawab “tentu saja dua menurutmu aku mau
sekamar denganmu”, “ya tentu saja tidak” jawab yesung. Malampun tiba ibuku
mengajak aku dan yesung untuk makan malam di restorant makanan korea karena tidak
mungkin ibuku mengajak yesung ke restorant makanan padang. Saat aku sampai di
restorant ibuku telah menunggu, saat kami berdua masuk ibuku langsung
tersenyum, saat aku dan yesung berbincang-bincang dengan ibuku kami tak
menyadari kalau siwon, leeteuk, reawok dan nadya mengikuti kami ke Jakarta. Aku
pun terkejut dengan kedatangan mereka “kenapa kalian bisa tau kami berada di
sini?” tanyaku, lalu nadyapun menjawab “mereka memaksaku kesini, katanya kau
sakit”. Lalu aku pun memperkenalkan mereka pada ibuku, selesai kami makan kami
pun kembali ke hotel. Sampainya di kamar hotel yesung menelfonku “ya” tanyaku
di telefon, dan yesung pun menjawab “kau belum tidur?” lalu aku pun menjawab
“tentu saja belum” lalu yesung berkata padaku “kota Jakarta kalau malam di atas
sini sangat cantik, kau atau apalagi yang begitu cantik dari jakarta?” lalu aku
pun menjawab “tak tau, apa?” lalu yesung berkata “kau lah yang paling aku suka
dari indonesia”, “yak, kau jangan bercanda” jawabku sambil menutup telefon.
Matahari
pun terbit yesung membangunkan ku “hey… bangunlah” lalu aku pun bangun sambil
berkata “yak” dan membukakan pintu “kau mau apa?” tanyaku “leeteuk dan yang
lainnya mengajak kita untuk menemaninya ke acol” jawab yesung “ya tunggu, aku
mau mandi dulu, masuklah” kataku pada yesung. Saat kami di perjalanan nadya
berkata padaku “reawok hari ini sangat tampansekali ya” lalu aku pun terkejut
dan langsung berkata “apppaa…..”, “kau kenapa?” tanya leeteuk, lalu aku pun
menjawab “annie” dan aku berbisik kepada nadya “kau ini kenapa” nadya pun
menjawab “aku fens sekaligus suka dengannya”. Akhirnya kami pun sampai di ancol
reawok dan yesung langsung berlari menuju tempat pembayaran tiket dan siwon pun
berkata “heyy kalian mau kemana?”. Lalu leeteuk pun berkata padaku “kau benar-benar
menyukai yesung yang seperti itu?” lalu aku pun menjawab “entahlah kenapa aku
suka pada orang seperti itu”, sampainya yesung dan reawok di loket tiket yesung
bertanya pada reawok “kau ingin membayar tiketnya?” lalu reawok menjawab “tentu
saja ttiidd…ak”, “lalu kenapa kau ikut lari denganku” tanya yesung pada reawok
dan reawok menjawab dengan bingung “aku hanya ingin ikut saja”. Saat kami
bersenang-senang yesung selalu memegangi tanganku “kau kenapa memengang
tanganku terus, emangnya aku peliharaan mu” lalu yesung menjawab ada yang akan
aku berikan padamu”, “apa?” tanyaku, saat aku bertanya ternyata yang lainya
sudah duluan aku dan yesungpun mengejar yang lainnya di saat berlari ternyata
aku pun hamper terjatuh untung saja siwon yang ada di sebelah ku menolong “kau
tak apa-apa” tanya siwin padaku “ohh tidak, gomawo” lalu yesung pun menyelonong
di antaraku dan siwon “kau tak apa-apa?” tanya yesung padaku, lalu aku pun
menjawab “aku tidak apa-apa” dan yesung pun berkata pada siwon “gomawo telah
menolongnya”, “ya itu tak masalah” jawab siwon. Aku pun bertanya pada siwon
“kau kenapa murung sekali, kau memikirkan seseorang?” lalu sowon menjawab
dengan lantang “annie”, “mana mungkin tidak ada yang kau pikirkan” jawabku pada
siwon. Aku, yesung, siwon, dan leeteuk pun mengejar nadya dan reawok yang
berjalan duluan. Sepulangnya kami dari ancol kami langsung ke hotel.
Setelah
beberapa hari di Indonesia kami pun berangkat menuju korea kembali, saat kami
di bandara sokarno hatta yesung berkata padaku “aku di sini sangat senang, aku
ingin berada selalu di sini” lalu aku pun menjawab “aku pun begitu aku belum
puas dengan semua ini”. Sampainya di korea reawok mengajak nadya ke suatu
tempat, lalu aku dan yesung yang mengetahui itu mengikuti mereka sedangkan
siwon dan leeteuk langsung kembali ke dorm mereka karena sangat lelah. “hei
mereka itu kemana?” tanya aku pada yesung “aku tak tau” jawab yesung padaku
“ayo kita ikuti mereka” sambil menarik tangan yesung “kau ini apa-apaan” tanya
yesung padaku “ayo” kata ku pada yesung.
Berambung …
Gomawo udah baca, baca episode 3 juga ya… ^_^.

No comments:
Post a Comment