Episode 13
“apa
yang di sukai yesung?”
“dia suka tas, kaos, dan gelang, apa
kau akan membelikannnya?”
“hmmm, aku merasa banyak bersalah
padanya”
“ouu, sebenarnya apa yang terjadi
tadi malam?”
“Cuma salah paham”
Aku
pun pergi ke bagian kaos dan tas, di sana aku melihat sebuah tas yang cantik
(tas cwek, pernah dipromosikan yoona SNSD)
“apa kau ingin tas ini?” tanya jong
jin
“ahh annie, aku hanya lihat cover
yoona nya saja”
Aku
pun kembali memilih kaus untuk yesung, akhirnya pilihanku adalah kaus berwarna
hitam dengan corak tengkorak . saat aku dan jong jin akan meninggalkan mall aku
melihat reawok dan sungmin akan masuk ke mall
“hay kalian lihat yesung, katanya ia
ke sini?” tanya reawok padaku dan jong jin
“annie” jawabku
“ahh kemana dia” ujar sungmin
Saat
di perjalanan kembali ke hotel handphone ku berdering
“ya?”
“aku tunggu kau ditaman depan hotel”
ujar yesung
“aisss, nee”
“ siapa?” tanya jong jin
“yesung” jawabku
Sampainya
di hotel..
“jong jin aku menemui yesung dulu di
taman, kau kedalam sendiri ok?” ujarku
pada jong jin
“hmm”
Saat
aku sampai di tempat yesung
“ada apa kau menyuruhku kesini?”
tanyaku pada yesung
“aku hanya butuh penjelasanmu
masalah tadi malam”
“ok, tadi malam eunhyuk hanya ingi
bicara padaku tentang devita”
“miane, aku marah padamu tadi malam.
Aku ada sesuatu untukmu” ujar yesung
“apa?”
“ini, tapi jangan di buka sekarang”
sambil memberikan kotak kado yang cukup besar
“gomawo, aku juga ada sesuatu
untukmu” ujarku pada yesung, sambil memberikan hadiah yang ku beli tadi
“apa isinya?” tanya yesung
“kau jangan buka di sini !” ujarku
“ayo masuk, kita siap-sipa untuk
pulang” ajak yesung
“nee” yesung langsung memegag
tanganku denga erat.
Sampainya
dikamar aku penasaran dengan hadiah yang diberikan yesung, aku pun langsung
membukanya. Ternyata isinya adalah tas yang ku lihat di toko tadi “berarti
yesung mengikutiku yesung dan jong jin ke mall” ujarku.
Jam
menunjukan pukul 19:00 aku keluar dari
kamar dengan memakai tas yang diberikan yesung tadi dan membawa 1 koper,
ternyata aku keluar bersamaan dengan siwon
“apa perlu ku bantu?” tanya siwon
dari belakangku
“tidak usah” siwon pun menghampiriku
“sini aku aku bawakan” ujar siwon
“kalau kau memaksa, yah bawakanlah”
ujarku
“tasmu bagus, pasti yesung yang
memberikannya” ujar siwon sambil berjalan
“ahh ne, gomawo”
“apakah aku boleh bertanya padamu?”
tanya siwon
“silakan”
“apa perasaanmu jadi ELF, dan apa
perasaanmu kalau ada konser suju kamu tidak datang?”
“perasaanku jadi ELF sanagat senang
dan kalau ada konser aku tidak datang aku akan nangis seharian” jawabku
“wow ternyata itu perasaan seorang
fens, apa aku boleh bertanya satu lagi?”
“apa?”
“siapa nama temanmu yang kemaren
pakai tas ungu?”
“itu indah, kau suka padanya ?”
“ahh annie, apa kau punya no
handphone nya ?” dengan malu dan gugup
“aku cuman ada pin bbnya”
“aisss, tanyakan ok”
Akhirnya
kami sampai di lobby, yesung yang menghampiriku langsung mengambil koperku yang
ada ti tangan siwon, siwon pun tersenyum dan langsung berkata “dia sangat
sensitive” .
Kami
semua pun berangkat menuju bandara sokarno-hatta di bus kami di hibur oleh
yesung dan reywook yang bernyanyi. Tak lama kemudian kami sampai di bandara dan
langsung naik pesawat ke seoul, di pesawat yesung berkata padaku
“aku sangat suka dengan Indonesia”
ujarnya
“hmmm..”
“bisakah kau mengajarkanku bahasa
Indonesia, karena aku sangat iri dengan leeteuk yang cukup bisa berbahasa
Indonesia” ujar yesung
“tapi dengan satu syarat” ujarku
licik
“apa?”
“syaratnya pinjamkan hanphone mu?”
“hahh, kau akan mengacaknya?” tanya
yesung
“aisss kau mau aku ajarkan tidak?”
“ok-ok” denga mengeluarkan handphonenya
Aku
menulis di secarik kertas bahasa Indonesia, berikut tulisannya
“
aku cinta kamu apa adanya, karna separuh aku dirimu, 1000 cinta untuk
Indonesia, aku cinta kalian”
Dan
aku menyuruh yesung untuk menghafalnya
“kau harus hafal ini dan membacanya
dengan benar”
“whattttt”
“alah hafal dan baca!” suruhku
Saat
yesung menghafal aku mengacak handphonnya dan memasukkan fotonya ke twetter
saat ia foto di hotel dan mengacak handphone nya.
Tidak
terasa sangat cepat kami sampai di seoul lalu yesung langsung meminta
handphonya
“sini handphoneku” ujar yesung
“kalau kau belum hafal tidak akanku
berikan” ujarku dan langsung lari ke mobil yesung
“aaiisss, kau ini!!” ujar yesung
geram dan langsung mengejarku masuk ke mobil
Di
dalam mobil yesung terus meminta handphonenya untuk kembali
“sinikan handphoneku”
“kau belum hafal yang tadi, jadi tak
akan ku berikan”
“sini !!”
“annie”
“kalau tidak kau berkan aku akan
menciummu”
“coba saja kalau berani”
Yesung
langsung memelukku dengan erat
“yah apa yang akan kau lakukan?”
tanyaku berbisik pada yesung
“aku akan mencium mu” ujar yesung
berbisik
“malu tau dilihat sama sopir mu”
“terserah, kembalikan ponselku”
“tidak!!”
Tampaku
sadari ternyata sudah sampai di depan rumahku
“tuan sudah sampai” ujar sopir pada
yesung
“lepaskan! Kita sudah sampai di
rumahku” ujarku pada yesung
Yesung
langsung mencium keningku
“aiiss kau ini mencari kesempatan!”
ujarku
Aku
langsung keluar dari mobil yesung dan berkata
“maaf handphonemu masih akan ku
pegang, kau kan masih ada handphonemu yang satu lagi. Byeee…”
Aku
melihat seorang laki-laki berdiri di depan rumahku, aku pun menghampirinya ternyata
dia abangku junhyung ‘be2st’
“oppa!!!” teriakku
“kau diantar yesung?” tanya oppa
“nee” langsung memeluk junhyung
Tampaku
sadari ternyata yesung belum pergi ia keluar dari mobil dan langsung berkata
“ini yang kau lakukan di
belakangku!” teriak yesung marah
“aku bisa jelaskan” ujar junhyung
“tidak usah!” ujar yesung teriak dan
langsung masuk ke mobilnya
Bersambung…
Apa yang terjadi selanjutnya??
Comimg soon episode 14
Sekilas junhyung “:
Sebenarnya junhyung adalah oppaku
kenapa aku tidak memberi tahu itu karena aku tidak mau orang atau pun fens nya
junhyung jadi kami sepakat bahwa tidak akan memberitahukan ini kepada orang
lain. Tetapi kami tetap akrab dan junhyung oppa kadang-kadang mampir dirumahku
dan menginap. Makasih^ ^



No comments:
Post a Comment