Monday, 25 March 2013

KISS YOU YESUNG episode 13



Episode 13
“apa yang di sukai yesung?”
            “dia suka tas, kaos, dan gelang, apa kau akan membelikannnya?”
            “hmmm, aku merasa banyak bersalah padanya”
            “ouu, sebenarnya apa yang terjadi tadi malam?”
            “Cuma salah paham”
Aku pun pergi ke bagian kaos dan tas, di sana aku melihat sebuah tas yang cantik (tas cwek, pernah dipromosikan yoona SNSD)

            “apa kau ingin tas ini?” tanya jong jin
            “ahh annie, aku hanya lihat cover yoona nya saja”
Aku pun kembali memilih kaus untuk yesung, akhirnya pilihanku adalah kaus berwarna hitam dengan corak tengkorak . saat aku dan jong jin akan meninggalkan mall aku melihat reawok dan sungmin akan masuk ke mall
            “hay kalian lihat yesung, katanya ia ke sini?” tanya reawok padaku dan jong jin
            “annie” jawabku
            “ahh kemana dia” ujar sungmin
Saat di perjalanan kembali ke hotel handphone ku berdering
            “ya?”
            “aku tunggu kau ditaman depan hotel” ujar yesung
            “aisss, nee”
            “ siapa?” tanya jong jin
            “yesung” jawabku
Sampainya di hotel..
            “jong jin aku menemui yesung dulu di taman, kau kedalam sendiri ok?”  ujarku pada jong jin
            “hmm”
Saat aku sampai di tempat yesung
            “ada apa kau menyuruhku kesini?” tanyaku pada yesung
            “aku hanya butuh penjelasanmu masalah tadi malam”
            “ok, tadi malam eunhyuk hanya ingi bicara padaku tentang devita”
            “miane, aku marah padamu tadi malam. Aku ada sesuatu untukmu” ujar yesung
            “apa?”
            “ini, tapi jangan di buka sekarang” sambil memberikan kotak kado yang cukup besar
            “gomawo, aku juga ada sesuatu untukmu” ujarku pada yesung, sambil memberikan hadiah yang ku beli tadi
            “apa isinya?” tanya yesung
            “kau jangan buka di sini !” ujarku
            “ayo masuk, kita siap-sipa untuk pulang” ajak yesung
            “nee” yesung langsung memegag tanganku denga erat.
Sampainya dikamar aku penasaran dengan hadiah yang diberikan yesung, aku pun langsung membukanya. Ternyata isinya adalah tas yang ku lihat di toko tadi “berarti yesung mengikutiku yesung dan jong jin ke mall” ujarku.
Jam menunjukan pukul  19:00 aku keluar dari kamar dengan memakai tas yang diberikan yesung tadi dan membawa 1 koper, ternyata aku keluar bersamaan dengan siwon
            “apa perlu ku bantu?” tanya siwon dari belakangku
            “tidak usah” siwon pun menghampiriku
            “sini aku aku bawakan” ujar siwon
            “kalau kau memaksa, yah bawakanlah” ujarku
            “tasmu bagus, pasti yesung yang memberikannya” ujar siwon sambil berjalan
            “ahh ne, gomawo”
            “apakah aku boleh bertanya padamu?” tanya siwon
            “silakan”
            “apa perasaanmu jadi ELF, dan apa perasaanmu kalau ada konser suju kamu tidak datang?”
            “perasaanku jadi ELF sanagat senang dan kalau ada konser aku tidak datang aku akan nangis seharian” jawabku
            “wow ternyata itu perasaan seorang fens, apa aku boleh bertanya satu lagi?”
            “apa?”
            “siapa nama temanmu yang kemaren pakai tas ungu?”
            “itu indah, kau suka padanya ?”
            “ahh annie, apa kau punya no handphone nya ?” dengan malu dan gugup
            “aku cuman ada pin bbnya”
            “aisss, tanyakan ok”
Akhirnya kami sampai di lobby, yesung yang menghampiriku langsung mengambil koperku yang ada ti tangan siwon, siwon pun tersenyum dan langsung berkata “dia sangat sensitive” .
Kami semua pun berangkat menuju bandara sokarno-hatta di bus kami di hibur oleh yesung dan reywook yang bernyanyi. Tak lama kemudian kami sampai di bandara dan langsung naik pesawat ke seoul, di pesawat yesung berkata padaku
            “aku sangat suka dengan Indonesia” ujarnya
            “hmmm..”
            “bisakah kau mengajarkanku bahasa Indonesia, karena aku sangat iri dengan leeteuk yang cukup bisa berbahasa Indonesia” ujar yesung
            “tapi dengan satu syarat” ujarku licik
            “apa?”
            “syaratnya pinjamkan hanphone mu?”
            “hahh, kau akan mengacaknya?” tanya yesung
            “aisss kau mau aku ajarkan tidak?”
            “ok-ok” denga  mengeluarkan handphonenya
Aku menulis di secarik kertas bahasa Indonesia, berikut tulisannya
“ aku cinta kamu apa adanya, karna separuh aku dirimu, 1000 cinta untuk Indonesia, aku cinta kalian”
Dan aku menyuruh yesung untuk menghafalnya
            “kau harus hafal ini dan membacanya dengan benar”
            “whattttt”
            “alah hafal dan baca!” suruhku
Saat yesung menghafal aku mengacak handphonnya dan memasukkan fotonya ke twetter saat ia foto di hotel dan mengacak handphone nya.

Tidak terasa sangat cepat kami sampai di seoul lalu yesung langsung meminta handphonya
            “sini handphoneku” ujar yesung
            “kalau kau belum hafal tidak akanku berikan” ujarku dan langsung lari ke mobil yesung
            “aaiisss, kau ini!!” ujar yesung geram dan langsung mengejarku masuk ke mobil
Di dalam mobil yesung terus meminta handphonenya untuk kembali
            “sinikan handphoneku”
            “kau belum hafal yang tadi, jadi tak akan ku berikan”
            “sini !!”
            “annie”
            “kalau tidak kau berkan aku akan menciummu”
            “coba saja kalau berani”
Yesung langsung memelukku dengan erat
            “yah apa yang akan kau lakukan?” tanyaku berbisik pada yesung
            “aku akan mencium mu” ujar yesung berbisik
            “malu tau dilihat sama sopir mu”
            “terserah, kembalikan ponselku”
            “tidak!!”
Tampaku sadari ternyata sudah sampai di depan rumahku
            “tuan sudah sampai” ujar sopir pada yesung
            “lepaskan! Kita sudah sampai di rumahku” ujarku pada yesung
Yesung langsung mencium keningku
            “aiiss kau ini mencari kesempatan!” ujarku
Aku langsung keluar dari mobil yesung dan berkata
            “maaf handphonemu masih akan ku pegang, kau kan masih ada handphonemu yang satu lagi. Byeee…”
Aku melihat seorang laki-laki berdiri di depan rumahku, aku pun menghampirinya ternyata dia abangku junhyung ‘be2st’
            “oppa!!!” teriakku
            “kau diantar yesung?” tanya oppa
            “nee” langsung memeluk junhyung
Tampaku sadari ternyata yesung belum pergi ia keluar dari mobil dan langsung berkata
            “ini yang kau lakukan di belakangku!” teriak yesung marah
            “aku bisa jelaskan” ujar junhyung
            “tidak usah!” ujar yesung teriak dan langsung masuk ke mobilnya
Bersambung…
Apa yang terjadi selanjutnya??
Comimg soon episode 14
Sekilas junhyung “:
            Sebenarnya junhyung adalah oppaku kenapa aku tidak memberi tahu itu karena aku tidak mau orang atau pun fens nya junhyung jadi kami sepakat bahwa tidak akan memberitahukan ini kepada orang lain. Tetapi kami tetap akrab dan junhyung oppa kadang-kadang mampir dirumahku dan menginap. Makasih^ ^  

No comments:

Post a Comment